![]() |
| Ibu Turiyah Belajar Ngaji di Desa Pesantunan |
celotehwanasari.com, Pesantunan - " Inisiasi 3 Guru Ngaji di Tempat Pendidikan Alquran Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari patut diapresiasi, biasanya yang ngaji alquran di TPQ adalah usia anak, namun berbeda dengan di TPQ ini, mereka menerima para ibu usia lanjut untuk belajar mengaji alquran," demikian yang disampaikan oleh Ibu Wahyu Budiyarti (47) salah satu warga desa yang merintis kegiatan belajar mengajar ini.
Pengajian gratis ini dimulai pukul 13.30 (ba'da ashar) sampai selesai bertempat di rumah Yuni afifah RT 04 RW 02 dan sudah berjalan selama 10hari (14/02). Mereka dilatih untuk belajar mengeja, menghafal do'a. Selama belajar tanpa dipungut biaya. GUru pengajar tiga orang yakni Wahyu yuliarti (47), Yuni afifah (28), dan Imam soleh (35).
Wahyu menambahkan awalnya prihatin dengan pergaulan dan pola bermain anak-anak kecil sekarang, termasuk masih banyak ibu usia lanjut banyak yang tidak bisa membaca tulisan arab, akhirnya menginisiasi mendirikan taman baca al-qur'an. " Tadinya di ikuti hanya 7 anak, Alhamdulillah sekarang sudah mencapai 63 anak dan jumlahnya tiap hari makin bertambah, termasuk juga ibu usia lanjut semakin bertambah, " ujarnya kepada celotehwanasari.com, Rabu (24/2).
Salah satu Tetangga Roidah (29) juga menyampaikan kegiatan seperti itu memang sangat di butuhkan dilingkungan sini, dimana minim dengan siraman rohani, jadi paling tidak mengurangi tindakan yang negatif pada anak-anak maupun orang tuanya," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Turiyah (33) salah satu wali dari murid dan juga ikut menikmati belajar mengaji mengatakan Anak saya Vita Dwi Ayu Wulandari (5) sudah dari awal dibukanya cinta baca al-qur'an ini. "walaupun belum sepenuhnya bisa mengaji, tapi paling tidak mainnya bisa terkontrol, apalagi gratis lagi," ucapnya sambil melontarkan senyum. (alf)
Pengajian gratis ini dimulai pukul 13.30 (ba'da ashar) sampai selesai bertempat di rumah Yuni afifah RT 04 RW 02 dan sudah berjalan selama 10hari (14/02). Mereka dilatih untuk belajar mengeja, menghafal do'a. Selama belajar tanpa dipungut biaya. GUru pengajar tiga orang yakni Wahyu yuliarti (47), Yuni afifah (28), dan Imam soleh (35).
Wahyu menambahkan awalnya prihatin dengan pergaulan dan pola bermain anak-anak kecil sekarang, termasuk masih banyak ibu usia lanjut banyak yang tidak bisa membaca tulisan arab, akhirnya menginisiasi mendirikan taman baca al-qur'an. " Tadinya di ikuti hanya 7 anak, Alhamdulillah sekarang sudah mencapai 63 anak dan jumlahnya tiap hari makin bertambah, termasuk juga ibu usia lanjut semakin bertambah, " ujarnya kepada celotehwanasari.com, Rabu (24/2).
Salah satu Tetangga Roidah (29) juga menyampaikan kegiatan seperti itu memang sangat di butuhkan dilingkungan sini, dimana minim dengan siraman rohani, jadi paling tidak mengurangi tindakan yang negatif pada anak-anak maupun orang tuanya," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Turiyah (33) salah satu wali dari murid dan juga ikut menikmati belajar mengaji mengatakan Anak saya Vita Dwi Ayu Wulandari (5) sudah dari awal dibukanya cinta baca al-qur'an ini. "walaupun belum sepenuhnya bisa mengaji, tapi paling tidak mainnya bisa terkontrol, apalagi gratis lagi," ucapnya sambil melontarkan senyum. (alf)

0 komentar :
Posting Komentar