Celotehwanasari.com, Pesantunan - Upaya mendukung perencanaan pembangunan di desa agar tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat realisasi, maka Pemerintah Desa Pesantunan mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (musrengbangdes). Sebanyak 46 orang hadir di aula balai desa Pesantunan yakni unsur Tomas, Toda, Toga, LPM, BPD, ketua RT & RW, Ibu2 PKK. Hadir pula Camat Wanasari Nurridin,SH, Senin (04/1/2016).
![]() |
| Musrengbangdes Desa Pesantunan tahun 2016- Foto Alfian |
Sambutan Kades Pesantunan Muro'i menyampaikan rasa terimakasih atas kerjasamanya pada semua warga yang hadir secara langsung dalam kegiatan ini. " Total dana yang masuk di Desa Pesantunan pada tahun 2015 mencapai angka Rp. 1.511.952.000,- dana ini berasal dari sumber APBD, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten serta pendapatan desa lainnya. Seluruh dana sudah di peruntukan sesuai dengan petunjuka penggunaan dana yang ada, semoga tahun 2016 ada peningkatan pemasukan dana ke Keuangan desa yang nantinya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan desanya, " ungkapnya.
Selanjutnya Camat Wanasari Nuriddin (52) mengatakan bahwa betapa pentingnya proses perencanaan pembangunan di Desa. " Acara Musyawarah seperti ini merupakan sarana yang tepat dalam menyampaikan aspirasi, dan juga masukan yang lain untuk kemajuan desa, karena peserta yang hadir sudah memenuhi unsur keterwakilan dari masyarakat," tandasnya.
Salah satu perwakilan pemuda Alfian (33) berharap agar masukan dari unsur Pemuda juga bisa direalisasikan untuk tahun 2016. " Adanya perhatian khusus untuk keluarga sangat tidak mampu dan terutama keluarga difabel di desa seperti contoh kaya Suryo, adanya kegiatan untuk pelatihan bagi para pendidik sekolah di Pendidikan Usia Dini (PAUD) desa pesantunan, adanya perhatian peningkatan dana untuk peningkatan makanan tambahan bagi anak yang diberikan di posyandu, bantuan untuk Administrasi RT dan RW beserta honornya, "
Sedangkan dari Unsur Perempuan Warningsih (26) juga berharap agar Pemerintahan Desa di tahun 2016 menambahkan posyandu yang ada, karena di tiap RW belum semuanya memiliki Posyandu, padahal jumlah sebaran sasaran anak dan ibu hamil sangat banyak, biar tidak jauh kalau pemeriksaan di posyandu. (ALF)

0 komentar :
Posting Komentar