Home » , , , , » Menangani Kemiskinan harus secara sistemik, tidak boleh Egosectoral

Menangani Kemiskinan harus secara sistemik, tidak boleh Egosectoral

Written By Unknown on Selasa, 24 November 2015 | 22.28

Celotehwanasari.com, BREBES- " Penanggulangan kemiskinan harus sistemik baik kelembagaan, struktur,  program maupun  kultural,  jangan sampai menangani kemiskinan di daerah secara egosectoral," ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. H. Heru Sudjatmoko, MSi pada saat Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Brebes di aula Bappeda. Selasa (24/11). 
Rakor TKPKD Brebes di Hadiri Wagub Jawa Tengah

Lanjutnya, menangani kemiskinan bukanlah masalah yang populer dan memang tidak mudah jika berpikirnya praktis dan pragmatis apalagi dijadikan kendaraan politik. " Kita semua harus memikirkan kepentingan terbaik bagi orang miskin, ikhlas dalam melaksanakannya, semoga akan tercatat sebagai amal sholeh," tandasnya. 

" seorang kades pun bisa menangani masalah penanggulangan kemiskinan, bahkan peluangnya terbuka, ada momentum dan diikuti dengan aksi yang tepat, begitu pula seorang camat pun tanpa dana bisa menggerakan penanggulangan kemiskinan, baik secara kultural maupun struktur, " imbuhnya. 

Selanjutnya Wakil Bupati Brebes Narjo, SH mengatakan kemiskinan masih menjadi isu utama dan juga menjadi masalah bangsa ini. " Perlu upaya yang komprehensif penanggulangan kemiskinan seperti sinkronisasi data, rapat koordinasi, implementasi program, dan monitoring evaluasi, " ujarnya. 

Ia juga menambahkan ke depan agar angka kemiskinan bisa teratasi dengan baik maka perlu ada akurasi database kependudukan, saluran komunikasi antar skpd, pengawasan terhadap perencanaan, pelaksanaan, skala prioritas penerima program, masalah kemiskinan harus sinergi antara kebijakan dan penerima sasaran supaya mata rantai kemiskinan teratasi dengan baik. 

Tercatat dalam Biro Pusat Statistik Kabupaten Brebes untuk  Warga Brebes yang miskin  sampai dengan tahun 2013 sebanyak 307.238 (20,82) dari total penduduk 1.773.379 ini artinya ada penurunan 1% dibanding tahun sebelumnya 2012 (281.601 : 21,12%), sehingga Brebes masuk kategori angka kemiskinan teratas no. 12 dari 15 Kabupaten/kota  Miskin di Jawa Tengah. 

0 komentar :

Posting Komentar