![]() |
| Pelatihan Ibu Ketua Kelompok PKH |
BREBES, Celotehwanasari.com - Suasana penuh ceria, disertai dengan canda dan tawa sesama peserta Pelatihan Ibu Ketua Kelompok PKH Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2). Sebanyak 584 peserta dilatih (24 kelompok) yang tersebar di 5 Kecamatan yaitu Wanasari, Bulakamba, Ketanggungan, Jatibarang, dan Tonjong.
Fasilitator pertemuan berjumlah 48 pendamping PKH, yang masing-masing harus berpasangan untuk melatih per kelompok berkisar antara 18-27 orang. Materi yang disampaikan meliputi cara perkenalan, buat kelompok, cita-cita dan harapan, permainan, memperhatikan, mensyukuri, curah pendapat. Metode Pembelajaran adalah pendidikan orang dewasa, peserta harus aktif didalam mengikuti semua rangkaian pelatihan.
Salah satu Fasilitator pelatihan Imam Chumaedi mengatakan, kegiatan ini diberikan untuk membantu skill ketua kelompok agar nantinya bisa membantu pendamping saat ada pertemuan kelompok, kegiatan ini dilaksanakan 2 hari, dimulai jam 08.00-15.00. " Saya dan lukman memfasilitasi 25 orang, mereka dari perwakilan desa kupu dan desa klampok, awal ada pretest dan akhir pertemuan nanti ada posttest, ini untuk melihat keberhasilan pelatihan" ujarnya kepada celotehwanasari.com, Selasa (23/6).
Hal yang sama juga disampaikan Ibu Feri (34), sungguh sangat terkesan sekali dengan pelatihan ini, seumur-umur belum pernah mengikuti acara seperti ini, ada banyak permainan, canda ceria dan terasa tidak membosankan. " Pendampingnya sangat bagus dalam penyampaian materinya, saya sendiri dapat ilmu banyak, dan tidak sepaneng saat ikut pelatihan," katanya.
Fasilitator sekaligus pendamping PKH berharap kepada ibu ketua kelompok agar ilmu yang sudah diterima untuk diterapkan saat mengelola kelompoknya, sehingga suasana pertemuan kelompoknya menjadi ceria dan mengesankan. Adapun Kegiatan ini difasilitasi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dari dukungan dana UNICEF tahun 2015. (Bahrul Ulum)
Fasilitator pertemuan berjumlah 48 pendamping PKH, yang masing-masing harus berpasangan untuk melatih per kelompok berkisar antara 18-27 orang. Materi yang disampaikan meliputi cara perkenalan, buat kelompok, cita-cita dan harapan, permainan, memperhatikan, mensyukuri, curah pendapat. Metode Pembelajaran adalah pendidikan orang dewasa, peserta harus aktif didalam mengikuti semua rangkaian pelatihan.
Salah satu Fasilitator pelatihan Imam Chumaedi mengatakan, kegiatan ini diberikan untuk membantu skill ketua kelompok agar nantinya bisa membantu pendamping saat ada pertemuan kelompok, kegiatan ini dilaksanakan 2 hari, dimulai jam 08.00-15.00. " Saya dan lukman memfasilitasi 25 orang, mereka dari perwakilan desa kupu dan desa klampok, awal ada pretest dan akhir pertemuan nanti ada posttest, ini untuk melihat keberhasilan pelatihan" ujarnya kepada celotehwanasari.com, Selasa (23/6).
Hal yang sama juga disampaikan Ibu Feri (34), sungguh sangat terkesan sekali dengan pelatihan ini, seumur-umur belum pernah mengikuti acara seperti ini, ada banyak permainan, canda ceria dan terasa tidak membosankan. " Pendampingnya sangat bagus dalam penyampaian materinya, saya sendiri dapat ilmu banyak, dan tidak sepaneng saat ikut pelatihan," katanya.
Fasilitator sekaligus pendamping PKH berharap kepada ibu ketua kelompok agar ilmu yang sudah diterima untuk diterapkan saat mengelola kelompoknya, sehingga suasana pertemuan kelompoknya menjadi ceria dan mengesankan. Adapun Kegiatan ini difasilitasi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dari dukungan dana UNICEF tahun 2015. (Bahrul Ulum)

0 komentar :
Posting Komentar